 |
| Gebyok Solo |
Memilih dekorasi gebyok
biasanya dilakukan oleh pasangan yang ingin mengusung tema ada Jawa dan
Sunda. Dekorasi gebyok ini memang sedang populer, karena selain
menampilkan kesan adat budaya yang kuat, dekorasi ini juga terlihat
mewah. Ukiran khas inilah yang menjadi andalan gebyok ukir tiga
dimensi. Keindahannya merupakan keahlian tingkat tinggi, yang biasanya
dikerjakan oleh para pengrajin ukir asli Kudus.
Baik, sekarang kita akan membahas sekilas tentang Gebyok ukir ini.
Gebyok ukir sebenarnya merupakan sebagian dari rumah adat Kudus.
Karena memang bentuknya antik namun indah, maka sekarang ini orang mulai
memakai gebyok ukir di dalam rumah mereka yang bergaya modern. Memang
ternyata walaupun berbentuk ukiran kayu yang rumit, ternyata gebyok ukir
ini cocok untuk di padankan dengan bangunan yang modern. Biasanya
digunakan sebagai penghias ruang tamu, atau sebagai pembatas antar
ruangan. Bahan gebyok ukir ini juga bermacam – macam, seperti kayu jati,
yang sudah pasti lebih mahal, dan ada juga yang menggunakan kayu nangka
atau mangga.
Karena memang mengikuti perkembangan jaman, maka gebyok ukirpun mulai
mengubah jenis ukirannya. Selain tetap ada yang mempertahankan motif
asli seperti tumbuhan dan daun, namun banyak yang menambahkan motif lain
seperti naga, burung, kijang, dan hewan lainnya.
Nah, bila kita ingin
memilih dekorasi gebyok, sudah pasti
sudah mempersiapkan untuk budget yang lebih. Karena memang, dekorasi
gebyok sedikit lebih mahal dari yang biasa. Namun bagi yang memiliki
budget minim namun ingin memilih dekorasi gebyok, tentu saja tetap bisa.
Ada jasa dekorasi pernikahan yang hanya mematok 5 juta hingga 15 juta
untuk dekorasi gebyok, dengan tambahan bunga segar. Tentu ini tergantung
dari panjang gebyok yang dipilih. Tersedia dari 4 meter hingga 20
meter, tergantung kebutuhan.
 |
| Gebyok Antik Coklat |
Bagi calon pengantin, tentu saja pelaminan akan menjadi singgasana
dalam sehari. Ibaratnya Raja dan Ratu, mereka patut duduk di kursi yang
megah sebagai tokoh sentral acara. Nah, pemilihan dekorasi gebyok
sangatlah tepat, terutama jika menggunakan adat Jawa. Dibanding
mengutamakan dekorasi untuk luar gedung atau sisi dalam gedung, tentulah
baik jika calon pengantin
memilih dekorasi gebyok yang
jelas menonjolkan area pelaminan tersebut. Jangan kuatir, biasanya para
tamu undangan tidak terlalu terpaku pada dekorasi luar dan dalam
gedung. Biasanya mereka hanya berfokus pada pasangan pengantin, dekorasi
pelaminan, dan tentu saja yang utama adalah makanannya.
 |
| Gebyok Putih |
Selain dekorasi pelaminan, catering adalah hal yang paling penting
bagi para tamu undangan. Keberhasilan suatu acara pernikahan bila
ditilik dari tamu, tentu saja apabila bisa menyajikan makanan yang
memuaskan. Gedung dan dekorasi mewah namun makanan tidak enak, tentu
tamu akan pulang dengan wajah masam. Bila mereka puas dengan sajian
makanannya, tentu saja dekorasi yang kurang menarik jadi tidak
bermasalah.
Untuk itu tentu calon pengantin harus memikirkan adanya dekorasi
pondokan dan dekorasi prasmanan untuk catering. Pondokan ini yang
nantinya akan ramai dikunjungi tamu. Mereka lebih senang makan makanan
yang ringan namun banyak macamnya, dibanding nasi berikut lauk yang
langsung mengenyangkan. Apalagi makanan pencuci mulut, seperti es krim
atau puding. Sudah pasti ludes dalam sekejap. Demi memuaskan para tamu
dan agar tidak membuang – buang makanan nantinya, adalah baik bila calon
pengantin menambah jumlah pondokan atau gubuk dengan dekorasi yang baik
agar bisa mengurangi jumlah antrian prasmanannya.
Demikianlah sekilas bahasan mengenai dekorasi pernikahan. Bila Anda
memutuskan untuk memilih tema adat Jawa, agar lebih puas dengan
hasilnya, disarankan untuk
memilih dekorasi gebyok.
teks oleh: @taufikarmand
sumber:
Azka Anggun Art